Tak Pernah Terlihat Sebelumnya, Dinosaurus Ini Punya Pita Kaku Di Bahu

Oh Begitu - Sekitar 110 juta tahun yang lalu, di sepanjang tepi laguna purba, di tempat yang sekarang menjadi bagian timur laut Brasil, dinosaurus berkaki dua tinggal di sana.

Dinosaurus seukuran ayam itu berburu serangga dan mungkin vertebrata kecil seperti katak dan kadal.

Namun bukan ukuran kecilnya yang membuatnya jadi istimewa. Dinosaurus yang diberi nama Ubirajara Jubatus ini ternyata memiliki penampilan fisik yang aneh dan tak pernah terlihat di alam sebelumnya.

Seperti dikutip dari Guardian, Jumat (25/12/2020) dinosaurus memiliki surai dengan struktur seperti rambut. Selain itu juga dinosaurus punya ciri unik berupa semacam 2 pita kaku yang menonjol dari bahunya.

Dua pita yang menonjol itu kemungkinan terbuat dari keratin, zat yang sama untuk membentuk rambut dan kuku.

"Ada banyak dinosaurus aneh lainnya, tapi yang satu ini tak seperti yang lainnya. Pita yang menonjol pada bahu Ubirajara jubatus tak pernah saya lihat sebelumnya," kata David Martill, profesor paleobiologi dari University of Portsmouth di Inggris.

Mengenai penampilan Ubirajara jubatus yang tak seperti dinosaurus kebanyakan, peneliti pun memberikan penjelasannya.

Struktur mirip rambut itu sebenarnya bukanlah rambut seperti milik mamalia. Namun, memang dari kejauhan nampak seperti rambut dibandingkan terlihat seperti bulu.

"Bulu yang mirip rambut itu menutupi sepanjangg leher, punggung, dan lengannya. Tapi khusus bagian punggung, bulu sangat panjang dan membuat tampilan seperti surai yang unik untuk dinosaurus," papar Martill.

Sementara untuk struktur seperti pita, peneliti berpendapat jika struktur tersebut kemungkinan berfungsi untuk menarik lawan jenis atau justru mengintimidasi musuh dan pesaing jantan lainnya.

Dengan analisis tersebut, Martill pun berasumsi jika Ubirajara jubatus yang ditemukan itu berkelamin jantan. Selain itu juga spesies tersebut memiliki tubuh yang berwarna-warni.

Studi ini telah dipublikasikan di jurnal Cretaceous Research. [Source:Kompas]